Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Virus Corona (COVID-19) yang saat ini tengah menjadi wabah global tak pelak ikut menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Pasalnya, virus ini bisa saja menyerang anak-anak mereka yang notabene belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang memadai.

Meskipun kasus COVID-19 pada anak jarang terjadi, mewaspadai kemungkinan virus ini menginfeksi si kecil tetap menjadi suatu kewajiban bagi Anda para orang tua. Salah satu yang perlu diketahui adalah apa saja yang menjadi ciri atau gejala infeksi jenis virus Corona yang satu ini.

Inilah gejala-gejala yang menandai COVID-19, sebagai berikut ini:

1. Demam

Ciri-ciri atau gejala virus Corona (COVID-19) pada anak yang pertama adalah demam. Gejala yang satu ini sejatinya juga merupakan gejala yang muncul ketika seseorang mengalami flu biasa (common cold).

Akan tetapi, Anda harus waspada apabila demam yang dialami si kecil sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan intensitasnya—dalam hal ini suhu tubuh—mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Baca juga : Batuk Berdahak : Penyebab dan Cara Mengatasinya

2. Batuk

Ciri-ciri COVID-19 pada anak yang selanjutnya adalah batuk.

Batuk yang kemungkinan menjadi pertanda anak Anda terinfeksi virus Corona (COVID-19) biasanya akan diawali dengan batuk ringan yang kemudian akan semakin bertambah intensitas dan tingkat keparahannya dari hari ke hari.

Anda sangat disarankan untuk segera memeriksakan putra atau putri Anda ke dokter apabila mengalami gejala batuk namun tak kunjung sembuh setelah beberapa lama kendati sudah mengonsumsi obat batuk biasa.

3. Sesak Napas

Virus Corona (COVID-19) pada intinya menyerang saluran pernapasan. Hal ini yang lantas menimbulkan gejala berupa sesak napas dan napas terasa pendek.

Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin anak yang terkena infeksi virus tersebut akan mengalami pneumonia. Pneumonia sendiri adalah penyakit radang paru-paru yang disebabkan oleh adanya infeksi pada organ pernapasan tersebut.

Perlu diketahui juga bahwasanya anak yang terinfeksi COVID-19 mungkin tidak akan merasakan gejala apapun pada awalnya. Pasalnya, masa inkubasi virus ini berlangsung selama 2 hari sampai 2 minggu sejak infeksi pertama kali terjadi.

Oleh sebab itu, jika dirasa pernah memiliki kontak langsung dengan penderita lain atau baru saja bepergian ke wilayah terdampak, segera kunjungi dokter guna dilakukan observasi lebih lanjut. Penanganan medis yang dilakukan sedini mungkin dapat memperbesar peluang kesembuhan penyakit ini.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Apotek Pulowatu support by PT. PMI

Telepon Kami       (0274) 896 014